Posted by: tiatavias | August 3, 2011

aku, hujan, dan lelakon

ada fantasi di atas kepala
mereka, dia, kamu, aku … punya itu
menguasai atau selintas
tetap fantasi

dan aku? apa fantasiku?

fantasiku adalah hujan. aku hujan. aku kehujanan. aku bermain hujan. aku adalah hujan.
tapi aku bukan fantasi!
aku tak perlu bertukar tempat dengan bulan
aku tak perlu merebut angin puyuh dari bulan
karna aku adalah aku. HUJAN? BUKAN! aku adalah aku.
fantasiku yang hujan! kalo aku ya aku!

yaa… baiklah aku hujan! TIDAK! BUKAN!

hujan slalu menangis
tapi aku tidak!
jadi aku bukan hujan!
hujan adalah fantasi
jadi.. fantasi itu aku? TIDAK!

aku bukan fantasi!
fantasi itu maruk akan Drupadi, Yudistira, Arjuna, bahkan Nakula Sadewa
dia Sarpaneka!

aku tidak!
aku bukan hujan!
aku bukan fantasi!

hujan tetaplah hujan
fantasi tetaplah Sarpaneka
dan aku adalah Saya!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: