Posted by: tiatavias | November 20, 2011

Retorika Cinta

Cinta bukan hukum positif. Jadi tak perlu dibuktikan. Kamu serius?

Bagiku cinta hanya retorika belaka jika tak ada tindakan nyata. Tindakan nyata itu sama tidak yah dengan pembuktian?

Ahh..

Aku tak perlu kamu mengumbar kata cinta padaku. Aku hanya ingin kita duduk bersama dan bertukar cerita.

Oh, aku hilang ingatan! Bagaimana bisa duduk bersama jika mata tak pernah bertatap. Berubah sudah masa kini. Kita berhenti!

Haruskan ku tetap menunggu hingga tatapan bertemu? Haruskan ku berharap kita akan teruskan perjalanan? Haruskah ku tetap bertahan kertika kamu beradu di tepian lain? Haruskah?

Dan tanpa keharusan, aku akan tetap disini hingga tetap tak bisa luapkan cinta..

Begitu pelit kini kuberikan perhatian. Begitu gengsi katakan rindu. Begitu ragu ku tetap menunggu. Begitu jauh kamu ke tepian.

Dan begitu pasti ada do’a, hanya untukmu..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: