Posted by: tiatavias | November 24, 2011

Rasa

Sabar itu seperti kopi. Pahit. Tapi menjanjikan kenikmatan. Hanya butuh menikmati setiap tetesan rasa. Niscaya akan indah.

Seperti kopi yang beraneka rasa, kesabaranku pun sama. Beraneka rasa. Nano-nano. Ramai rasanya.

Ada kalanya kebosanan menyeruak ke permukaan. Pahit sekali. Hingga kesabaran membuncah. Hilang!

Tapi kuyakini kenikmatan rasa pembuat indah. Asalkan tak candu pada pahitnya kopi. Candu asam, sungguh tak enak. Aku mau yang enak.

Kucampur kopi dengan pemanis hati. Agar manis penuh rasa. Tak pahit, apalagi asam. Kucampur gula, kucampur susu, kucampur kamu. Kuaduk sepenuh hati. Agar rasa kembali ke hati.

Kopi yang penuh rasa. Ramai rasanya. Kesabaran pun akan terasa manis. Tak jemu! Dan berakhir indah. Itu pasti!

-241111-


Responses

  1. eh ada akuunyaaa hahahahah

    • Iyaa, kamuu! Hahahahahahahahahaaa (˘_˘’!)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: