Posted by: tiatavias | December 20, 2011

Hampa

Bagaikan jiwa yang terlepas dari raga. Tak ada semangat menggelora. Kuhanya diam tak bicara.

Sepulang kemarin, hanya hampa yang kurasa. Semacam ada yang menemani tapi tak ada siapa-siapa. Mata yang tak bicara.

Kamu, dia, mereka, semua! Goyangkan tubuhku, dan aku tetap membisu. Ekspresi hilang diterjang badai sore lalu. Aku gagal.

Ramayana dan Ramashinta pun berceloteh untukku. Aku tetap terdiam. Hilang rasa tanpa jiwa. Aku mati tak berdaya, dipelukmu.

-201211-


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: