Posted by: tiatavias | September 4, 2012

Rumah Rasa

Oleh: Yudha Pujangkara

Desiran mimpi kembali menyergap..
Membuncah menggeliyut mereka yang gagap
Buncahan ditengah desingan kenangan tajam
Berirama dengan fatamorgana kejam

Aku adalah buncahan
Berkelok-kelok menggerendel pertahanan
Tertatih-tatih menggores laras tak bertuan
Aku adalah pertaruhan
Penjudi masa depan dengan perangai Tuhan

Hei kamu…
Kamu Penanti, kamu penantian
Sketsa perjuangan terbungkus lambaian tangan
Kamu ujung diplomasi dari rentetan skema
Kamu saripati beralaskan janji

Lantas?????
Kamu adalah bekal
Kamu selongsong peluru yang memburu
Aku berteriak lantang ‘hei cahaya kita sudah pekat!’
Dan kamu pun berbisk ‘rumahmu sudah dekat..’

Yogyakarta, 3 September 2012
Pada masa perpanjangan waktu…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: